Resident Evil: Afterlife (2010)

Resident Evil: Afterlife adalah film horor aksi fiksi ilmiah 3D 2010 yang ditulis dan disutradarai oleh Paul W.S. Anderson, dan dibintangi oleh Milla Jovovich, Ali Larter, Kim Coates, Shawn Roberts, Spencer Locke, Boris Kodjoe dan Wentworth Miller. Ini adalah seri keempat dari adaptasi film yang dibuat berdasarkan video game horor Capcom, Resident Evil. Film ini juga merupakan film pertama dari Resident Evil yang dirilis dengan efek 3D. Pada film ini, Alice mencari dan menyelamatkan korban wabah T-virus yang tersisa di Los Angeles, bersama melawan Albert Wesker, pemimpin Umbrella Corporation.

Resident Evil: Afterlife

Sinopsis

Setelah peristiwa Resident Evil: Extinction, klon Alice (Milla Jovovich) mencoba membunuh Albert Wesker (Shawn Roberts) pada pangkalannya di Jepang. Semua klon Alice tewas karena ledakan saat Wesker lolos dengan pesawat terbang. Alice yang asli menyergapnya, tapi Wesker menyuntiknya dengan serum yang dapat menetralkan T-virus dalam tubuhnya, sehingga kekuatan supernya lenyap dan ia menjadi manusia biasa lagi. Wesker mengatakan bahwa kekuatan T-virus telah melampaui kekuatannya sendiri, tapi sebelum Wesker bisa membunuhnya, pesawat tersebut jatuh dan Alice muncul dari reruntuhan.

Enam bulan kemudian, Alice mengikuti siaran darurat berulang dari tempat aman para yang selamat, dikenal sebagai “Arcadia” di Alaska. Setelah beberapa bulan yang sia-sia melakukan pencarian Arcadia dan tidak menemukan yang selamat di sepanjang jalan, termasuk para temannya Claire Redfield (Ali Larter) dan K-Mart (Spencer Locke), Alice mulai kehilangan harapan dan mulai berpikir bahwa dirinya adalah manusia terakhir yang masih hidup di planet ini. Saat berhenti di pantai yang sunyi, Alice menemukan helikopter yang ditumpangi oleh Claire dan yang lainnya ketika mereka dan Alice berpisah. Claire yang tak terkendali karena berada di bawah pengaruh perangkat Umbrella Corporation yang melekat pada dadanya menyerang Alice. Alice melepaskan benda tersebut karena mengetahui bahwa benda itu telah merusak memori Claire, yang secara perlahan mulai kembali.

Saat menerbangkan pesawat dua penumpang, mereka memasuki reruntuhan Los Angeles dan menemukan sekelompok manusia yang selamat, dipimpin oleh Luther West (Boris Kodjoe) dan tinggal di penjara berkeamanan maksimum yang dikelilingi oleh mayat hidup. Alice mendaratkan pesawatnya secara paksa di atap penjara dan mengetahui bahwa Arcadia bukanlah suatu tempat yang tetap melainkan sebuah kapal tanker kargo yang berkeliling sepanjang pantai. Karena pesawat tidak bisa menampung lebih dari dua orang, Alice dan yang lainnya mencoba untuk mencari tahu cara untuk mencapai Arcadia bersama-sama. Manusia yang selamat ternyata memiliki seorang tahanan, Chris (Wentworth Miller), yang mereka temukan terkunci dalam sel keamanan maksimum ketika mereka tiba. Ia mengatakan bahwa ia adalah seorang prajurit yang berjuang saat perpecahan awal, namun dikunci oleh para tahanan sebagai lelucon kejam ketika misi gagal dan mengetahui cara mencapai pantai, dan akhirnya Arcadia, tetapi ia tidak akan mengungkapkannya sampai ia dibebaskan.

Mereka tidak percaya padanya, dan membiarkannya terkunci sampai mayat hidup berhasil melewati terowongan melalui selokan dan memasuki penjara, serta raksasa pemegang kapak, monster Nemesis mulai mendobrak pintu gerbang depan. Alice dan yang lain mulai kehabisan waktu untuk mencari cara mencapai Arcadia sehingga mereka memutuskan untuk membebaskan Chris dan menggunakan rutenya untuk kabur. Ia mengenali Claire dan menyatakan ia adalah kakaknya, meskipun Claire tidak mengingatnya. Chris mengusulkan untuk menggunakan kendaraan militer yang disimpan di penjara. Setelah mengetahui bahwa kendaraan tersebut tidak dapat digunakan, Bennett menggunakan pesawat untuk melarikan diri. Kelompok yang tersisa tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan terowongan tempat saluran pembuangan. Kelompok ini berjuang mencari jalan keluar mereka. Luther terperangkap ketika berada di gua terowongan. Alice, Claire dan Chris berhasil melarikan diri melalui saluran tersebut.

Mereka melanjutkan perjalanan menuju Arcadia, menemukan kapal yang berfungsi namun terabaikan. Setelah beberapa saat menyelidiki, mereka menyadari bahwa itu adalah perangkap yang dibuat oleh Umbrella untuk memancing korban ke kapal dan melakukan percobaan pada mereka. Claire mulai mengingat apa yang terjadi pada kelompok mereka ketika mereka tiba di Alaska. Umbrella menyergap kelompok mereka ketika mereka mendarat di pantai, memasangkan suatu perangkat pada mereka, meskipun kemudian ia berhasil melarikan diri. Mereka membebaskan semua yang selamat, termasuk K-Mart. Alice terus menjelajahi isi kapal hingga menemukan helikopter untuk melarikan diri dan bom penghancur. Ia lalu menemukan Wesker yang menjelaskan bagaimana ia dapat bertahan hidup karena di dalam dirinya terdapat T-virus. Dengan menggigit Alice, satu-satunya individu yang berhasil menyatu dengan T-virus, ia mungkin bisa mendapatkan kekuatan luar biasa.

Chris, Claire dan Alice berjuang melawan Wesker yang sangat kuat dan berhasil membunuhnya dengan tembakan dari K-Mart. Wesker tidak mati, ia hidup kembali dan kabur dengan helikopter. Ia mengaktifkan bom penghancur di Arcadia untuk menghancurkan kapal dan membunuh para manusia yang tersisa. Untuk menghindari hal tersebut, Alice telah memindahkan dan menyembunyikan bom di dalam helikopter, yang akhirnya hancur oleh ledakan. Alice, Claire dan Chris melihat hancurnya helikopter dari dek Arcadia. Tak terlihat oleh mereka parasut yang turun dari ledakan dan Luther juga muncul dari saluran pembuangan.

Alice memutuskan untuk mengubah Arcadia menjadi tempat aman yang sebenarnya dan menyiarkan pesan untuk manusia lain yang selamat. Saat Claire, Chris dan Alice memutuskan bagaimana cara mengurus semua yang selamat, mereka melihat armada penyerang milik Umbrella mendekat. Armada tersebut dipimpin oleh Jill Valentine (Sienna Guillory), yang berada di bawah kendali perangkat Umbrella yang pernah dipasang pada Claire.

Berikut film Resident Evil: Afterlife yang dapat Anda download secara gratis.
Download

Note :

Download dan beri nama tujuh file RAR tersebut sesuai nama file asli.
Misalnya
Resident Evil Afterlife.part1.rar, Resident Evil Afterlife.part2.rar dan seterusnya hingga Resident Evil Afterlife.part7.rar.
Tempatkan tujuh file tersebut pada folder yang sama.
Kemudian ekstrak salah satu file!
Hasil ekstrak berupa file video R5 dengan format AVI berukuran 700 MB.

INGAT! Video hanya dapat diekstrak jika ketujuh file telah didownload seluruhnya.
Jika tidak, akan terjadi error yang menyatakan adanya bagian yang kurang sehingga file tidak dapat diekstrak.

Apology :

Maaf jika film ini harus dibagi menjadi tujuh file.
Hal ini dikarenakan pembatasan ukuran upload di IDWS menjadi max 100 MB.

About HW

Hallo... Nama saya Hendra, 21 tahun, berat 60 kg, tinggi 171 cm. Hehe... Kuliah di BiNus jurusan Teknik Informatika semester 7. Salam kenal! :)
This entry was posted in movies and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

10 Responses to Resident Evil: Afterlife (2010)

  1. nah thanks nih . . lagi nunggu2 keluarnya . .
    ini yg paling baru kan . . πŸ™‚

  2. HW says:

    Yup!
    Dari judulnya “Resident Evil: Afterlife (2010)”, sudah jelas donk!
    He he … πŸ˜›
    You’re welcome! πŸ™‚

  3. mo download dari kemarin2 . . tapi IDWSnya error trus πŸ™
    kemarin ga isa download, skrg maintainance . . πŸ™

  4. HW says:

    Sabar ya!
    He he …
    Semoga bisa segera download! πŸ˜›

  5. nice777 says:

    bro gw kan dah donlot 7 file itu , pas d extract , minta file lain , lah ko gda file yg d minta nya ? padahal udah satu folder ke tujuh file itu ..

  6. HW says:

    Umm … nama file RAR setelah didownload apa?
    Jika bukan nama file aslinya, coba deh dinamai sesuai nama file asli!
    Kalau masih belum bisa, tolong kabari lagi ya! πŸ˜›
    Thanks sudah info! πŸ™‚

  7. poem says:

    ngomong2 udah DVDrip blum ??

  8. HW says:

    Kualitas R5. πŸ™‚

  9. haris says:

    bagus bagus bagus. isinya menarik. btw cara berlangganan blog ini gmn?

  10. HW says:

    Hallo Haris …
    Caranya sih cukup registrasi saja.
    Tapi maaf ya, khusus binusian nih.
    He he … πŸ˜›

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *