Boriska, Anak Indigo dari Mars

Sekarang ini sering kita dengar tentang anak indigo, bahkan tidak jarang kita temui anak-anak dengan kelebihan ini di sekitar kita. Telah banyak ahli yang meneliti mengenai karakteritik atau ciri sifat yang membedakan antara anak indigo dengan anak normal yang lain. Untuk itu tidak ada salahnya jika kita mengetahui tentang karakteritik dan perilaku seperti apa yang sering ditunjukkan oleh anak indigo ini.

Indigo Boy

Anak indigo merupakan generasi baru yang terlahir di dunia ini. Anak ini memiliki karakteristik yang unik yang membedakan dengan generasi sebelumnya. Istilah indigo ini mengindikasikan aura dalam warna kehidupan. Kata indigo sendiri diambil dari nama warna yaitu indigo, yang dikenal sebagai warna biru sampai violet. Indigo sendiri juga terkait dengan indera keenam yang terletak pada cakra mata ketiga yang menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam di atas kemampuan kebanyakan orang. Banyak dari mereka memiliki kelebihan dengan bakat yang luar biasa atau secara akademis berprestasi. Anak yang mengalami indigo ini mampu menunjukkan empati yang sangat dalam dan mudah merasa iba, serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.

Anak indigo datang ke dunia dengan berbagai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pendobrak suatu tatanan yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidakbenaran dan ketidaksesuaian yang terjadi di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan dengan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap sitem pendidikan yang ada.

Anak indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu otoritas, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya, sensitif atau rapuh. Tidak jarang pula anak indigo menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak punya perasaan. Terkadang orang akan melabelnya dengan indikasi gangguan ADD (Attention Deficit Disorder). Bentuk perilaku tersebut terkadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa kanak-kanak, bahkan dalam melewati masa remaja.

Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini.

Jan Yordy, seorang terapis yang menuliskan tentang anak indigo mencoba mengkategorikan karakteristik anak indigo yang sering ditemui sebagai berikut.

  • Memiliki keinginan yang kuat, mandiri dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orangtua
  • Bijaksana dan memiliki tingkat kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya
  • Secara emosi, mereka dapat dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau stres
  • Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah
  • Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD atau ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsif (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus
  • Anak ini sangat peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang kebanyakan
  • Anak-anak ini belajar secara visual dan kinestetik, mereka dapat mengingat apa yang terekam dalam otak dan menciptakan melalui tangan
  • Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered. Meskipun hal ini bukanlah sifat sebenarnya
  • Anak memiliki potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk pengasuhan

Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan adalah bahwa mereka memiliki kesulitan dalam mengelola emosinya. Pada beberapa anak hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami cara yang masih tradisional atau kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan memiliki self esteem yang rendah dan mudah menyerah dalam mengerjakan yang diberikan (tugas sekolah misalnya). Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan menyakiti diri sendiri yang berlebih yang tidak dapat dijelaskan secara logis bahkan menakutkan bagi orang tuanya.

Anak indigo memiliki getaran energi yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tertinggi ini menciptakan perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian mengembangkan pengaturan dalam otak, yang mengenyampingkan pemikiran logis dan proses berpikir rasional, sehingga muncul reaksi emosional yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan perilaku marah, kesedihan atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.

Memahami energi dasar dan mampu mengamati keadaan energi pada saat anak sedang tidak stabil sangatlah membantu bagi orang tua atau terapis, terutama saat bekerja sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai energi dengan mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu dengan mengajarkan anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam menyeimbangkan energi dan cara untuk mengurangi tingkat stres pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada energi yang negatif.

Boriska, Anak Indigo dari Mars

Seorang anak lelaki berusia 7 tahun di kawasan utara Rusia mengaku dirinya berasal dari Mars, bahkan memiliki bakat bawaan yang menakjubkan dan kepandaian yang luar biasa. Boriska, demikian nama bocah dari planet lain itu melakukan perjalanan yang jauh dan sulit hingga tiba di kawasan yang penuh dengan misteri itu.

Boriska

Menurut laporan, Boriska yang misterius lahir di sebuah rumah sakit di perdesaan terpencil di kota kecil Rusia pada tanggal 11 Januari 1996. Orang tuanya cukup bersahaja, lugu dan baik hati. Ibunya, Nadezhda adalah orang baik, seorang dokter kulit di sebuah rumah sakit umum. Sedangkan ayah sang bocah adalah seorang pensiunan perwira tentara.

Nadezhda mengenang, setelah 15 hari kelahiran, Boriska sudah bisa menengadahkan kepalanya. Namun, yang menakjubkan adalah ketika ia berusia 1,5 tahun sudah bisa membaca dan memahami judul berita yang ada di koran. Dan 2 tahun kemudian, Boriska memiliki daya ingat yang luar biasa serta kemampuan menguasai pengetahuan baru yang sulit dipercaya.

Dengan agak serius Boriska juga memprediksi dan mengatakan bahwa pada tahun 2009 akan terjadi bencana besar yang pertama kalinya di sebuah daratan di atas bumi dan bencana kedua kalinya yang lebih menghancurkan lagi akan terjadi pada tahun 2013.

About HW

Hallo... Nama saya Hendra, 21 tahun, berat 60 kg, tinggi 171 cm. Hehe... Kuliah di BiNus jurusan Teknik Informatika semester 7. Salam kenal! :)
This entry was posted in mystery and tagged , , , . Bookmark the permalink.

15 Responses to Boriska, Anak Indigo dari Mars

  1. C^C^G s4ndy says:

    MakNyOs.. TenGkyU ko.. Yg dRi inDo ga da yaH.. N ktanYa naK inDigo bxa lyad mOmOk.. Hehe.. Serem duNk..

  2. tjiahendra says:

    Haha… memang katanya anak indigo bisa melihat hal-hal yang supranatural. Kalau anak indigo yang di Indonesia kurang terkenal sih, jadi saya juga ga tahu πŸ˜›

  3. “Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini.”

    Mereka terlahir indigo atau menjadi indigo setelahnya? Itu beda loh. Lagipula kenapa mereka harus membawa kemajuan bagi bumi? Bukankah itu sama saja dengan mengatakan bahwa orang yang memiliki bakat harus mengembangkannya yang berbuntut pressure? Bukankah itu hak mereka sendiri untuk mau mengembangkannya atau tidak?

    *Pengamat yang sudah melihat cukup banyak orang berkemampuan “jatuh” karena alasan egois orang sekelilingnya dan atau karakter mereka yang akhirnya menyerah pada keadaan.

  4. tjiahendra says:

    Yup, kamu ada benarnya juga πŸ˜›

  5. adityo says:

    @magicianseeker : wuis berat komentarnya , pengalaman pribadi ya πŸ™‚

  6. iwan says:

    tetangga saya bocah indigo…
    sukanya ngoceh sendiri dan nakutin orang…

    pas jalan jalan, tiba – tiba dia bilang
    “om jangan lewat sana mas pocongnya lagi binggung”

    busset… kringat dingin

  7. HW says:

    Wah… keren tuh punya tetangga indigo πŸ˜›

  8. HW says:

    Wow… thanks sudah mau bagi-bagi cerita πŸ™‚
    Luar biasa banget tuh.
    Memang benar-benar kriteria anak indigo ya! πŸ˜€

  9. frans says:

    imposible: wah seharusnya bakat seperti itu harus diasah donk, jangan dibiarkan tenggelam. emang sih menakutkan dan aneh bagi sebagian orang, tp menurut gw ntu keren. harus mempunyai teman yang mengerti akan keadaanmu πŸ˜€

  10. HW says:

    Haha πŸ˜€
    Benar sekali, tapi kalau teman yang mengerti keadaan kita tidak harus yang indigo kan?
    Setelah lama bersahabat dan dekat, pasti mereka bisa mengerti kita kog dan sebaliknya.
    Hehe … πŸ˜›

  11. hendra says:

    @imposible : gw tertarik sama cerita dan pengalaman kamu. saya mau share sesuatu yang penting dan mungkin dapat membantu kamu. tolong kontak saya di bryancb@gmail.com

  12. yihaaa says:

    wah pengalaman @imposible ada kemiripan dengan gw
    saran gw jgn jadi penyendiri, banyak kok orang2 kayak kamu, tiap orang punya tugas2nya masing2… nanti lama kelamaan akan sadar akan tugasnya.
    kalo gw biasanya dapet vision n terkadang “jalan” keluar raga baik sengaja maupun tidak..
    yang paling berkesan ada cuman mgkn akan sulit dipercaya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *